Rabu, 21 Januari 2015

Nasi Pecel Ibu Tinuk Bali

Nasi Pecel Ibu Tinuk

Pecel Bu Tinuk menyajikan makanan khas Jawa. Berlokasi di Jl.Raya Tuban (sebelahnya Apotil Kimia Farma atau seberangnya Bank Mandiri).
 Menu utama pecel dan berbagai ragam lauk membuat nasi sayur bumbu kacang ini tak pernah membosankan.


Nasi Pecel Bu Tinuk terletak di tengah kota. Bersih, ramai dikunjungi, dan mudah dijangkau. Memasuki warung, pengunjung bisa langsung memesan makanan. Pertama kali masuk, biasanya akan terheran-heran dengan banyaknya tulisan nominal rupiah yang berjajar di tembok, di belakang penjual. Namun, nanti Anda akan mengerti kegunaan tulisan tersebut setelah memesan makanan. Jejeran tulisan tersebut tergantung mulai dari nominal Sembilan ribu rupiah hingga tiga puluh lima ribu rupiah.

Ada baiknya, Anda bergegas memilih tempat duduk, jika ada yang kosong. Karena ramainya tempat makan ini. Terkadang pengunjung harus antri atau bahkan urung masuk dikarenakan tidak kebagian tempat duduk. Yang suka makan sambil santai, bisa memilih tempat bernuansa lesehan.


Harus ekstra sabar saat memesan makanan. Di warung ini, dengan pembeli yang cukup banyak. Hanya dilayani pekerja 5-6 orang. Jadi, kita harus ekstra sabar menunggu giliran untuk diambilkan makanan. Pembeli bisa memesan nasi pecel ditambah dengan lauk yang beraneka ragam seperti bebek goreng, sate buntel, ayam suwir, bakmi, sayur asem, telur kecap, ikan asin, daging empal sapi, telur goreng dadar, mihun, ikan pindang goreng, tempe tahu, dan aneka lauk lainnya.

Harganya tergolong murah. Makan nasi pecel ditambah bebek goreng, ayam suwir, dan bakmi hanya sekitaran Rp 29.000- Rp 30.000 . Harga disesuaikan dengan banyak lauk yang menemani menu utama, nasi pecel dan peyek kacang.
Uniknya, setiap piring, minuman, atau makanan yang dipesan. Selalu disertai dengan harga saat disuguhkan ke pembeli. Misalnya, jika Anda makan nasi pecel, bebek, bakmi, dn ayam suwir yang menghabiskan Rp 29.000. Maka di piring akan disisipkan tulisan dengan harga tersebut. Begitu pula dengan minuman seperti teh atau es  jeruk. Masing-masing minuman juga disertai harga. Nasi pecel, bakmi, dan ayam suwir hanya diberi harga sepuluh ribu rupiah.


Anda akan ditawari ingin sambal pecel yang pedes atau yang biasa. Dengan nasi panas. Masakan sederhana ini sangat nikmat dicicipi. Sayangnya, ramainya warung tidak diimbangi dengan kecepatan pelayanan. Mereka juga terkesan bingung saat banyak pembeli dan tidak cepat mengambilkan makanan. Service yang tidak cepat ini membuat banyak pelanggan kecewa. Namun, kunjungan Anda terbayar saat hidangan sudah di depan mata dan masuk ke perut. Harga murah, enak, dan higienis. Nasi Pecel Bu Tinuk, saya rekomendasikan untuk dikunjungi saat di Bali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar