Nasi Pecel Ibu Tinuk
Pecel Bu Tinuk
menyajikan makanan khas Jawa. Berlokasi di Jl.Raya Tuban (sebelahnya Apotil
Kimia Farma atau seberangnya Bank Mandiri).
Menu utama pecel dan berbagai ragam lauk membuat nasi sayur bumbu
kacang ini tak pernah membosankan.
Nasi Pecel Bu Tinuk
terletak di tengah kota. Bersih, ramai
dikunjungi, dan mudah dijangkau. Memasuki warung, pengunjung bisa langsung
memesan makanan. Pertama kali masuk, biasanya akan terheran-heran dengan banyaknya
tulisan nominal rupiah yang berjajar di tembok, di belakang penjual. Namun,
nanti Anda akan mengerti kegunaan tulisan tersebut setelah memesan makanan.
Jejeran tulisan tersebut tergantung mulai dari nominal Sembilan ribu rupiah
hingga tiga puluh lima ribu rupiah.
Ada baiknya, Anda
bergegas memilih tempat duduk, jika
ada yang kosong. Karena ramainya tempat makan ini. Terkadang pengunjung harus
antri atau bahkan urung masuk dikarenakan tidak kebagian tempat duduk. Yang
suka makan sambil santai, bisa memilih tempat bernuansa lesehan.
Harus ekstra sabar saat memesan makanan. Di warung ini,
dengan pembeli yang cukup banyak. Hanya dilayani pekerja 5-6 orang. Jadi, kita
harus ekstra sabar menunggu giliran untuk diambilkan makanan. Pembeli bisa
memesan nasi pecel ditambah dengan lauk yang beraneka ragam seperti bebek goreng, sate buntel, ayam suwir,
bakmi, sayur asem, telur kecap, ikan asin, daging empal sapi,
telur goreng dadar, mihun, ikan pindang goreng, tempe tahu, dan aneka lauk lainnya.
Harganya tergolong murah. Makan nasi pecel ditambah bebek
goreng, ayam suwir, dan bakmi hanya sekitaran
Rp 29.000- Rp 30.000 . Harga disesuaikan dengan banyak lauk yang menemani
menu utama, nasi pecel dan peyek kacang.
Uniknya, setiap piring, minuman, atau
makanan yang dipesan. Selalu disertai dengan harga saat disuguhkan ke pembeli.
Misalnya, jika Anda makan nasi pecel, bebek, bakmi, dn ayam suwir yang
menghabiskan Rp 29.000. Maka di piring akan disisipkan tulisan dengan harga
tersebut. Begitu pula dengan minuman seperti teh atau es jeruk. Masing-masing minuman juga disertai
harga. Nasi pecel, bakmi, dan ayam suwir hanya diberi harga sepuluh ribu
rupiah.
Anda akan ditawari
ingin sambal pecel yang pedes atau yang biasa. Dengan nasi panas. Masakan
sederhana ini sangat nikmat dicicipi. Sayangnya, ramainya warung tidak
diimbangi dengan kecepatan pelayanan. Mereka juga terkesan bingung saat banyak
pembeli dan tidak cepat mengambilkan makanan. Service yang tidak cepat ini
membuat banyak pelanggan kecewa. Namun, kunjungan Anda terbayar saat hidangan
sudah di depan mata dan masuk ke perut. Harga murah, enak, dan higienis. Nasi
Pecel Bu Tinuk, saya rekomendasikan untuk dikunjungi saat di Bali.